x

Jelajah Jombang Tak Cukup Sehari, dari Jejak Kerajinan Kuningan hingga Serunya Off-Road Wonosalam

waktu baca 5 menit
Rabu, 21 Okt 2026 07:40 17 Firdaus Wibowo

ARHAPEDIA.ID, JOMBANG – Jombang menyimpan beragam pengalaman yang bisa dinikmati wisatawan. Tak hanya berziarah ke destinasi religi, pengunjung juga dapat menyaksikan proses

pembuatan kerajinan kuningan, menikmati pertunjukan budaya, hingga memacu adrenalin menjelajahi kawasan pegunungan Wonosalam.

Beragam potensi tersebut menjadi bagian dari perjalanan puluhan kreator digital yang mengikuti Jombang Influencer Camp 2026 pada 17–18 Oktober 2026. Selama dua hari, mereka menyusuri sejumlah destinasi untuk mengenali lebih dekat kekayaan daerah yang selama ini lekat dengan julukan Kota Santri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi cara untuk memperkenalkan Jombang melalui sudut pandang yang lebih beragam. Pengalaman berkunjung, interaksi dengan pelaku usaha, hingga panorama alam diharapkan dapat diolah menjadi konten kreatif yang menjangkau masyarakat lebih luas.

Perjalanan para peserta diawali dari Hotel Azana di Kecamatan Peterongan, Sabtu (17/10/2026). Dengan mengendarai sepeda motor dan mendapat pengawalan mobil patroli Satlantas Polres Jombang, rombongan menuju Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jombang.

Di lokasi tersebut, para kreator mengenal berbagai produk unggulan daerah. Mereka mengabadikan produk melalui kamera ponsel, membuat materi publikasi, sekaligus memanfaatkan voucher belanja untuk mencicipi pengalaman berbelanja produk lokal.

Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Jombang juga memiliki produk kerajinan dan oleh-oleh yang berpotensi menarik minat wisatawan.

Dari Dekranasda, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pendopo Kabupaten Jombang. Asisten I Setdakab Jombang Purwanto bersama Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jombang Nur Evva Maylia menyambut para peserta.

Purwanto menilai, perkembangan media sosial membuka peluang baru bagi daerah untuk memperluas jangkauan promosi pariwisata. Kreator digital dapat membantu mengenalkan destinasi kepada calon wisatawan yang sebelumnya belum mengetahui potensi Jombang.

“Influencer ini secara tidak langsung juga bisa menjadi pahlawan bagi daerah. Konten yang dibuat bisa menarik wisatawan untuk datang ke Jombang. Ketika wisatawan datang, ekonomi ikut bergerak, hotel terisi, dan masyarakat Jombang yang bekerja di sektor tersebut juga mendapatkan manfaat,” ujar Purwanto Senin (19/10/2026).

Menurutnya, promosi melalui media sosial diharapkan mampu menghasilkan dampak yang lebih luas daripada sekadar meningkatkan popularitas suatu tempat. Bertambahnya kunjungan wisatawan juga berpeluang memberikan manfaat bagi pelaku usaha penginapan, kuliner, hingga perajin lokal.

Setiap kreator memiliki karakter konten dan kelompok audiens yang berbeda. Keberagaman tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk memperkenalkan Jombang dengan pendekatan yang lebih segar dan sesuai dengan minat masyarakat.

Menengok Keterampilan Perajin, Menyaksikan Budaya Lokal

Eksplorasi berlanjut ke sentra kerajinan cor kuningan di Kecamatan Mojoagung. Di sana, para peserta melihat langsung proses pembuatan produk berbahan kuningan yang memiliki jangkauan pasar hingga mancanegara.

Bagi para kreator, kunjungan tersebut menghadirkan bahan cerita yang berbeda dari wisata pada umumnya. Mereka tidak hanya dapat menampilkan hasil kerajinan, tetapi juga mengangkat keterampilan perajin dan proses produksi yang menjadi bagian dari potensi ekonomi masyarakat.

Cerita mengenai produk lokal semacam ini berpeluang memperluas pengenalan pasar, sekaligus memberikan gambaran kepada wisatawan tentang aktivitas ekonomi kreatif yang berkembang di Jombang.

Saat malam tiba, perhatian peserta beralih ke Ringin Contong Carnival. Mereka menyaksikan kemeriahan acara yang menampilkan kreativitas masyarakat serta merekam berbagai ekspresi budaya yang mewarnai perhelatan tersebut.

Rangkaian kunjungan itu memperlihatkan beragam sisi Jombang dalam satu perjalanan. Ada produk kerajinan bernilai ekonomi, kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat, serta potensi wisata yang dapat dikembangkan melalui pengalaman langsung.

Dengan demikian, promosi Jombang tidak hanya bertumpu pada identitasnya sebagai kota dengan kehidupan pesantren yang kuat. Kekayaan budaya, produk lokal, dan kegiatan masyarakat juga dapat menjadi bagian dari daya tarik daerah.

Menjelajahi Wonosalam dengan Jeep

Petualangan berlanjut pada Minggu (18/10/2026). Kali ini, para peserta menuju Wonosalam, kawasan pegunungan di lereng Gunung Anjasmoro yang menawarkan udara sejuk dan panorama alam.

Salah satu pengalaman yang mereka jajal adalah menjelajahi jalur pegunungan menggunakan jeep. Aktivitas tersebut memberikan warna berbeda dalam perjalanan, terutama bagi peserta yang ingin merekam pengalaman wisata berbasis petualangan.

Selain menikmati panorama alam, rombongan juga mencicipi durian dan mengikuti sesi berbagi cerita tentang kopi Wonosalam.

Perpaduan wisata alam dan kuliner itu menjadi gambaran bahwa pengalaman berkunjung ke Wonosalam tidak sebatas menikmati pemandangan. Wisatawan juga dapat mengenal produk lokal yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Bagi kreator digital, pengalaman tersebut membuka banyak kemungkinan untuk mengembangkan materi publikasi. Lanskap pegunungan dapat menjadi daya tarik visual, sedangkan durian dan kopi memberikan cerita tambahan mengenai potensi kuliner daerah.

Ketua Panitia Jombang Influencer Camp 2026, Rony Suhartomo, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk memperluas pengenalan potensi Jombang melalui keterlibatan pemerintah daerah dan komunitas kreatif.

“Kami ingin memperkenalkan Jombang lewat perspektif anak muda dan storytelling digital. Influencer punya kekuatan menggerakkan tren dan memengaruhi publik. Melalui kegiatan ini, kami ingin Jombang tampil bukan hanya sebagai kota transit, tetapi destinasi yang harus dikunjungi,” kata Rony, Senin (19/10/2026).

Pemilik akun Instagram @wargajombang tersebut menyebut Jombang memiliki beragam modal untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata, mulai dari wisata religi, budaya, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga wisata alam.

Tantangannya, potensi tersebut perlu disampaikan melalui cerita yang menarik agar mampu bersaing dengan beragam informasi yang setiap hari memenuhi media sosial.

“Potensi Jombang itu lengkap. Ada religi, budaya, UMKM, sampai alam. Tugas kita bersama mengemasnya menjadi cerita yang menarik agar bisa menjangkau audiens yang lebih luas,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Faiz Dwi Febrian, mengaku memperoleh banyak inspirasi selama mengikuti rangkaian kegiatan. Menurutnya, melihat langsung destinasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar memberikan pengalaman berbeda dibandingkan sekadar mengenal suatu tempat melalui informasi di internet.

“Selama mengikuti kegiatan ini, kami tidak hanya diajak berkunjung, tetapi juga mengenal cerita dan potensi yang dimiliki Jombang. Ternyata banyak hal menarik yang bisa diangkat menjadi konten, mulai dari kerajinan kuningan, budaya, kuliner, hingga wisata alam di Wonosalam,” tutur Faiz.

Ia berharap konten yang dibuat para peserta dapat memperluas pengetahuan masyarakat mengenai Jombang dan mendorong lebih banyak orang untuk berkunjung.

Melalui Jombang Influencer Camp 2026, media sosial diharapkan menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan potensi daerah dengan calon wisatawan. Konten perjalanan yang dikemas secara menarik dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal destinasi, produk, dan aktivitas ekonomi lokal.

Pada akhirnya, promosi pariwisata tidak hanya berbicara tentang seberapa banyak orang melihat sebuah unggahan. Hal yang tak kalah penting adalah bagaimana ketertarikan tersebut berkembang menjadi kunjungan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Dari kerajinan kuningan Mojoagung hingga petualangan jeep di Wonosalam, Jombang menawarkan beragam pengalaman yang layak dijelajahi. Kekayaan itu menjadi modal bagi Kota Santri untuk memperkenalkan wajah lain daerahnya kepada wisatawan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x